Tuesday, October 7, 2014

Ada Juga Kuliner Garang Asem Di Semarang

Kuliner Garang Asem ~ Kuliner ini memang sering kita jumpai di beberapa daerah di Jawa Tengah dengan nama yang saa, yaitu Garang Asem. Tetapi tempat asal yang asli dari kuliner berbahan baku daging ayam ini adalah dari kabupeten Kudus, Jawa Tengah. Kali ini saya coba untuk mencari kuliner yang khas dengan rasa asam menusuk lidah ini di Semarang. Dan ternyata ku temukan kuliner Garang Asem ini di beberapa lokasi di Semarang. Inilah ceritaku tentang kuliner khas Kudus ini di Semarang, Garang Asem.

Saat aku temukan kuliner ini di Semarang, awalnya sempat ragu apakah pesanan saya benar. Soalnya penyajiannya berbeda dengan yang biasanya saya temui di kota aslinya. Di kota aslinya, penyajian Garang Asem dengan menggunakan buntal daun pisang sepertu botok. Tetapi kali ini penyajiannya langsung dimasukkan ke mangkuk khusus seperti halnya sop ayam. Tetapi warung dan pengunjung yang datang menyebut kuliner yang saya terima tersebut sebagai kulier Garang Asem.
garang asem di semarang

Saya langsung saja mencobanya, dan ternyata memang benar, rasa asama khas Garang Asem menyebar ke seluruh mulut dan merasuk ke lidah. Ditambah lagi rasa pedas yang menjadi identitas warung tersebut ikut menyumbang nikmatnya rasa yang aku rasakan. Kuahnya yang pebuh dengan rempah-renpah terlihat sangat menggugah selera saya.

Warung yang menjual kuliner Garang Asem di Semarang yang kali ini aku kunjungi ada di Jalan Gajah Raya Semarang, tidak jauh dari lokasi Masjid Agung Jawa Tengah, tepatnya berada di sebelah selatan MAJT dengan ciri ciri warung makan berwarna hijau kuning dan memiliki nama Tonjoyo.
Rasa Garang Asem yang disediakan sudah lumayan mengobati rasa kangen dengan kuliner khas Kudus ini. Daripada jauh-jauh ke Kudus, Garang Asem di Semarang ini sudah bisa mengobati rasa kepengen sejenak.

Soal harga memang Garang Asem yang ada di warung makan Tonjoyo jauh labih murah dibandingkan dengan aslinya di Kudus. Cukup dengan Rp9.000,- sudah bisa membawa satu porsi Garang Asem.
Jika Anda tertarik untuk mencobanya, silahkan datang ke warung makan Tonjoyo setiap hari mulai pukul 09.00 wib sampai pukul 22.00 wib.

Demikianlah ceritaku saat mencari dan menemukan kuliner Garang Asem khas Kudus di Semarang.
Advertisement

Terimakasih telah berkunjung dan berikut ini ketentuan komentar yang diperbolehkan :

1. Berkomentar dengan bahasa yang sopan dan tidak SARA.
2. Berkomentar sesuai dengan topik artikel.
3. TIDAK BOLEH memasukkan LINK AKTIF. Karena akan otomatis terhapus komentarnya.
4. Jika ingin menambahkan LINK silahkan masukkan ke dalam bagian URL atau menyertakan ke dalam komentar dengan sifat TIDAK AKTIF.
5. Berkomentarlah yang membangun dan bermanfaat untuk orang lain ya :-)
6. JANGAN MENCANTUMKAN NOMOR TELEPON ATAU SEJENISNYA DI DALAM KOMENTAR. UNTUK MENGHINDARI PENYALAHGUNAAN DARI PIHAK LAIN.
7. MOHON UNTUK TIDAK KOMENTAR YANG MENYESATKAN!

Terimakasih atas kerjasamanya demi memajukan website ini,
EmoticonEmoticon