Thursday, September 19, 2013

Sector Hard Disk dan Masalah pada Sector Hard Disk

Kangje.com - Seperti yang telah dijelaskan di dalam postingan Seluk Beluk Hard disk Komputer, Sector merupakan salah satu bagian yang begitu penting sebagai jantung penyimpanan komputer. Sector berfungsi sebagai kamar-kamar seperti halnya rumah. Sector hard disk terdiri dari alamat-alamat yang akan dituju untuk penyimpanan data.

Sector berperan sebagai lahan atau alamat tujuan data akan berhenti dan disimpan yang kemudian akan dapat diakses kembali dengan cepat sesuai dengan indeksnya atau alamatnya.

Dalam satu hard disk ukuran 80 GB saja sudah ada puluhan juta sector dengan ukuran setiap sector adalah 512 kb.

Sector akan terbagi secara otomatis ketika hard disk dibuat dan kemudian diformat. Format akan mengatur sector menjadi siap pakai untuk ditempati data-data.


Sector Hard Disk dan Masalah pada Sector Hard Disk

Dalam pembagian sector, ada beberapa bagian yang telah diatur. Seperti sector pertama sampai beberapa ratus bahkan ribu sector berikutnya akan ditempati oleh MBR sistem operasi, yaitu Master Boot Record sistem operasi. Karena pembacaan saat booting akan membaca sector harddisk yang pertama. 

Untuk sector selanjutnya akan ditempati oleh program aplikasi yang akan berjalan di sistem operasi. Dan sector selanjutnya akan ditempati oleh data-data lain hasil aplikasi.
Sector Hard Disk dan Masalah pada Sector Hard Disk

Dengan fungsi yang mengatur tata letak dan alamat data, sector akan terus menerus diakses ketika komputer dinyalakan. Dengan begitu masalah pada sector juga akan muncul dengan berbagai bentuk. Salah satunya adalah masalah Bad Sector

Bad Sector menjadi masalah sector yang paling banyak ditemui. Bad Sector merupakan sebuah kondisi dimana sector yang ada di dalam hard disk mengalami kerusakan pada pengaturannya. 

Hal ini menyebabkan sector susah untuk diakses atau bahkan tidak dapat diakses sama sekali, berikut dengan data yang ada didalamnya.

Bad sector dapat diilustrasikan seperti keadaan kamar yang pintu, lantai, dinding, dan atapnya rusak atau bahkan roboh. Dalam keadaan tersebut, barang-barang yang ada di dalam kamar juga akan susah diambil atau bahkan tidak bisa diambil. 

Kerusakan sector yang disebut bad sector juga seperti tersebut.

Biasanya bad sector terjadi karena adanya gunjangan yang menimpa hard disk ketika beroperasi. Atau juga dapat disebabkan oleh usia hard disk yang sudah mulai tua dan dapat pula disebabkan oleh virus komputer. 

Tetapi biasanya bad sector tidak terjadi menyeluruh dalam satu hard disk. Hanya ada beberapa sector yang akan mengalami kerusakan.

Cara Mengatasi Bad Sector Hard Disk

Untuk mengatasi hard disk yang telah terkena bad sector ada beberapa cara yang dapat dilakukan. Kami telah jelaskan di dalam poin-poin di bawah ini.

Melakukan regenerasi sector hard disk

Cara ini dapat menggunakan beberapa tools yang disediakan untuk masalah tersebut. 

Tools yang ampuh untuk melakukan regenerasi sector adalah HDD Regenerator. Tool ini bejalan live boot dengan sistem operasi live boot seperti Mini Windows PE, Hirent, OBCD, dan lain-lain.

Cara ini sangat efektif untuk mengatasi masalah bad sector yang masih sedikit dan belum parah.

Hanya saja tools terkenal dan sudah terbukti efektif memperbaiki bad sector harus membeli lisensinya. Jadi kita harus mengeluarkan biaya sebesar tertentu untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Melakukan Format Hard Disk

Format akan membantu menghilangkan bad sector jika keadaan bad sector masih dalam kondisi ringan.

Format bisa dilakukan melalui Windows atau Linux yang terinstal di dalam hard disk. Tetapi saran kami sebaiknya menggunakan tools live CD atau live USB untuk melakukan perbaikan sector dengan cara format ini.

Di beberapa eksperimen, cara ini cukup efektif untuk mengatasi bad sector hard disk yang masih sedikit dan ringan.

Kalian harus siap kehilangan data jika memilih mengatasi masalah bad sector dengan cara format hard disk. Jadi kalian harus backup terlebih dahulu dan menyiapkan media penyimpanan yang besar, sesuai dengan kapasitas data kalian.

Melakukan Low Level Format Hard Disk

Ini adalah cara mengatasi bad sector hard disk dengan format tingkat lanjut. Dengan cara ini kalian akan mengambil resiko semua data hilang dan recovery data tidak berfungsi setelah melakukan Low Level Format.

Low Level Format akan menata kembali struktur hard disk seperti sediakala. Hal ini biasanya dilakukan ketika kondisi bad sector telah mencapai keseriusan fatal.

Melakukan low level format akan memakan waktu yang cukup lama bahkan lama, tergantung kapasitas hard disk yang kalian miliki dan tingkat kerusakannya.

Untuk beberapa merk hard disk, cara ini cukup manjur untuk memperbaiki bad sector hard disk yang sudah parah.

Resikonya sama dengan format, hanya saja tingkatnya lebih tinggi. Karena data tidak bisa melakukan data recovery setelah melakukan low level format.

Melakukan Pemotongan Partisi Hard Disk

Cara yang satu ini adalah cara yang paling banyak digunakan untuk mengatasi masalah bad sector.

Sebenarnya, cara ini tidaklah menyembuhkan bad sector seperti beberapa cara sebelumnya. Tetapi cara ini mengambil langkah untuk menonaktifkan bagian partisi yang mengalami kerusakan.

Dengan menonaktifkannya, maka sistem operasi tidak akan membaca bagian dari hard disk yang bad sector tersebut. Dan hard disk terdeteksi sehat dan berfungsi dengan baik.

Kekurangan dari cara ini adalah kapasitas hard disk akan berkurang karena dinonaktifkan pada bagian tertentu yang mengalami masalah.

Cara ini efektif hampir di semua masalah bad sector HDD. Jadi sebagai saran, Kangje lebih merekomendasikan cara ini untuk melakukan perbaikan bad sector hard disk.

Itulah beberapa cara untuk mengatasi bad sector yang terjadi pada hard disk. Tetapi yang perlu diingat adalah Mencegah itu Lebih Baik daripada Mengobati

Jadi pencegahan itu lebih penting untuk dilakukan. Salah satu langkah pencegahan adalah mengurangi guncangan pada komputer saat digunakan. Semoga tips ini dapat membantu dan selamat mencoba.
Advertisement

Terimakasih telah berkunjung dan berikut ini ketentuan komentar yang diperbolehkan :

1. Berkomentar dengan bahasa yang sopan dan tidak SARA.
2. Berkomentar sesuai dengan topik artikel.
3. TIDAK BOLEH memasukkan LINK AKTIF. Karena akan otomatis terhapus komentarnya.
4. Jika ingin menambahkan LINK silahkan masukkan ke dalam bagian URL atau menyertakan ke dalam komentar dengan sifat TIDAK AKTIF.
5. Berkomentarlah yang membangun dan bermanfaat untuk orang lain ya :-)
6. JANGAN MENCANTUMKAN NOMOR TELEPON ATAU SEJENISNYA DI DALAM KOMENTAR. UNTUK MENGHINDARI PENYALAHGUNAAN DARI PIHAK LAIN.
7. MOHON UNTUK TIDAK KOMENTAR YANG MENYESATKAN!

Terimakasih atas kerjasamanya demi memajukan website ini,
EmoticonEmoticon